GAYA GRAVITASI
F = gaya
tarik-menarik antara kedua benda (N)
m1 = massa
benda 1 (kg)
m2 = massa
benda 2 (kg)
r = jarak
antara kedua pusat benda (m)
G = tetapan
gravitasi universal = 6,672 x 10-11
Gaya gravitasi merupakan besaran vektor, sehingga
bila suatu benda mengalami gaya tarik gravitasi dari lebih satu benda sumber
gravitasi, maka teknik mencari resultannya dipergunakan teknik pencarian
resultan vektor. Misalnya dua buah gaya
F1 dan F2 yang membentuk sudut a, resultan gayanya dapat
ditentukan berdasarkan persamaan :
MEDAN GRAVITASI
Adapun besar medan gravitasi atau
percepatan gravitasi dirumuskan :
g = medan
gravitasi atau percepatan gravitasi (m/s2)
G = tetapan
gravitasi universal = 6,672 x 10-11 N.m2/kg2
M = massa
dari suatu planet atau benda (kg)
Kuat medan
gravitasi yang disebabkan oleh dua buah benda yang kuat medannya saling
membentuk sudut a,
dapat dinyatakan dengan persamaan :
Energi Potensial Gravitasi
Benda bermassa m yang terletak diluar bumi,
energi potensial grafitasinya pada jarak r dari pusat bumi, dinyatakan dengan
persamaan :
dimana Ep = Energi potensial
gravitasi
G = Konstanta grafitasi
M = massa bumi
m = massa benda
r = Jarak pusat benda ke pusat bumi.
Jika mula-mula benda berada di tempat yang jauh tak hingga ( r = ¥ ) dengan energi kinetik sama dengan nol, maka dalam perjalanan mendekati bumi,
Dimana m = massa
benda.
M = massa bumi.
R = jari
- jari bumi.
V =
kecepatan benda di permukaan bumi.Potensial Gravitasi
Potensial gravitasi
didefinisikan sebagai : energi potensial
gravitasi per satuan massa .
Dapat dinyatakan
dengan persamaan :
Dimana v = potensial gravitasi, satuan : Joule/kg.
Ep = Energi potensial gravitasi, satuan :
Joule
m =
Energi potensial
gravitasi benda bermassa m’ yang terletak pada jarak r dari pusat massa benda bermassa m dapat kita nyatakan dengan
persamaan :
Bila massa m’ terletak dititik p maka potensial gravitasi di
titik p yang dialami oleh massa m’ dapat
ditentukan sebagai berikut :
Dimana V =
potensial gravitasi pada jarak r dari massa m
m = massa
benda
r = jarak tempat yang
mengalami potensial gravitasi ke benda.
Berikut contoh soal dan pembahasan tentang Hukum Newton tentang Gravitasi
soal no. 1
Dua bola besi
terpisah sejauh 50 cm mengalami gaya tarik menarik sebesar 3,82 x 10-9
N. Jika salah satu bola besi bermassa 6 kg dan konstanta gravitasi umum sebesar
6,67x10-11 Nm2/kg2, massa bola besi lainnya
sebesar …. Kg
A. 2,39
B. 2,50
C. 2,69
D. 2,81
E. 3,39
Jawab :
Soal no.2
Tiga bola bermassa 4 kg, 6 kg, dan 8 kg. ketiga bola diletakkan pada titik sudut sebuah segitiga siku-siku seperti ditunjukkan pada gambar berikut.
Hitunglah resultan gaya gravitasi yang bekerja pada bola bermassa 6 kg! (G= 6,67 x 10-11 Nm2/kg2)
jawab :
Resultan gayanya
Arah resultan gayanya
Soal no. 3
Jika dua planet masing-masing bermassa 2 x 1020 kg dan 4 x 1020 kg, mempunyai jarak antara kedua pusat planet sebesar 2 x 105 km. Tentukan besar gaya tarik-menarik antara kedua planet!
Penyelesaian :
Nilai G jika tidak disebutkan, usahakan untuk dihafalkan sebesar 6,672 x 10-11 N.m2/kg2
Soal No. 4
Sebuah planet bermassa 6
x 1024 kg dan berjari-jari 4.000 km. Tentukan percepatan gravitasi di permukaan planet tersebut!
Penyelesaian :
Soal no.5
Tiga
buah benda A, B dan C berada dalam satu garis lurus. Jika nilai konstanta
gravitasi G = 6,67 x 10−11 kg−1 m3 s−2 hitung:
a) Besar gaya gravitasi yang bekerja pada benda B
b) Arah gaya gravitasi pada benda B
a) Besar gaya gravitasi yang bekerja pada benda B
b) Arah gaya gravitasi pada benda B
Pembahasan
a) Benda B ditarik benda A menghasilkan FBA arah gaya ke kiri, benda B juga ditarik benda C menghasilkan FBC arah gaya ke kanan, hitung nilai masing-masing gaya kemudian cari resultannya
a) Benda B ditarik benda A menghasilkan FBA arah gaya ke kiri, benda B juga ditarik benda C menghasilkan FBC arah gaya ke kanan, hitung nilai masing-masing gaya kemudian cari resultannya
b) Arah sesuai FBA ke kiri
















